Sabtu, 22 Februari 2020

LEUWEUNG SANCANG



LEUWEUNG SANCANG
Kota Garut tempo dulu  dibagi menjadi tiga distrik 1. distrikGarut kota 2. Distrik limbangan 3, distrik kandang wesi.
Di kandang wesi memiliki hutan yang sangat luas dengan nama leuweung sancang, leuweung Sancang, pada saat itu kawasan leuweung sancang sangatlah luas sebelah barat hingga ke ranca buaya ,sebelah utara hingga gunung gelap dan tegal siawat-awat di kawasan pakenjeng, ketimur sampai ke cikaengan perbatasan tasik Malaya (sekarang). Leuweng sancang memiliki mitos yang sangat melegendaris di tatar sunda dengan kemunculan maung bodas dan lodaya sakti, maka hingga kini sancang dikenal memiliki macan jejadian/ (maung kajajaden).
Terlepas dari itu Sancang dikenal keseluruh nusantara bahkan kedunia sekalipun.Karena sejak jaman kerajaan salaka ngara dan Taruma nagara sancang yang memiliki  situs-gunung-nagara     sudah di jadikan tempat peristirahatan raja-raja dari kedua kerajaan tersebut.
Sancang sudah bayak dikenal berbagai kalangan namun tidak tahu mana-mana saja Sancang itu, orang tahu bahwa sancang ada sancang satu , sancang dua, tiga dan seterusnya. Namun secara detailnya masih banyak yang belum mengetahuinya. Sancang satu  mulai dari Ranca buaya sampai ke sungai Cikaso, Sancang dua mulai dari Sungai Cikaso sampai ke Sungai Cibaluk, Sancang tiga mulai dari Sunga Cibaluk sampai Ci balieur dan Cigandawesi, Sancang Empat mulai Ciganda wesi samapai Cipareang, Sancang lima muali cipareang samapi Cibako,Sancang  enam, tujuh delapan dan Sembilan mulai dari Cibako sampai ke Karang Gajah  dan Cikaengan.

Di setiap Sancang ada banyak situs makam makam kuno, yang paling  banyak menyimpan situs pemakaman di Sancang Utama atau Sancang  Satu yaitu SITUS GUNUNG NAGARA dan Makam Prabu Gesan Ulun di bukit Sayang heulang dan masih banyak yang saya tidak sebutkan di sini. Di Sancang dua terdapat situs  MAUNG BODAS & MUNDING BODAS , di Sancang tiga ada situs Makam Eyang Ghozali , di Sancang empat terdapat situs Eyang Salatim di sancang lima dan seterusnya  ada situs makam Pandita Rukmin , eyang rukman tara dan rukmantiri dan sebagainya.

Yang paling diburu oleh Peziarah adalah kayu kaboa  konon kalau orang yang ada bagian maka akan mendapatkan kayu Kaboa yang  dipercaya dengan khodam penjaga  sebangsa macan lodaya. Menurut cerita dari salah seorang penduduk setempat bahwa  siapa saja yang bersemedi hingga mendapat berkah maka akan ada seseorang manusia ghoib yang datang dan siap menjadi pembantu sipertapa tersebut, dan setelah memberinya beberapa petunjuk  si ghaib tersebut akan masuk ke salah satu  pohon Kaboa dan sipertapa tersebut mengambilnya dan di bawa pulang maka kayu itu akan bisa dipergunakan untuk mengundang orang ghaib tersebut ,dan orang gahaib atau khodam tersebut akan sering menjelma menjadi Seekor Harimau dengan sebutan Maung Sancang. Ini sekadar impormasi singkat dari penulis semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar